Entah
           Hari ini, hari yang cukup sulit.  sudah beberapa hari ini aku selalu bersikap dingin kepada teman-teman dekatku, dan sekarang aku bagai tak punya teman dekat, semu temanku sama saja sekarang. Aku lebih sering terlihat sendiri sekarang, aku juga jarang sekali tertawa dan berbicara. Entah apa yang terjadi aku bukan lagi diriku yang dulu, tapi memang hal itu yang kuharapkan, sejak awal. Namun, sejujurnya aku merasa sangat sakit, merasa sangat kesepian disaat aku sahabatku tak lagi menjadi sahabat, dulu selalu ada kursi yang menemani kursiku sekarang kursi itu pindah, sedikit menjauh dari kursiku. Setiap aku mengigat kejadian, hal-hal yang dilakukan bersama perisiwa menegangkan yang dihadapi bersama tak henti-hentinya butira-burtira benng mengalir dari mata kecil ini. dulu kata mamaku waktu aku kecil aku anak paling suka menangis tangisanku dimulai dari magrib hingga dini hari. aku tak pernah tidur keika aku masih bayi karena malamku di penuhi oleh tangisanku. Mungkin hal itu terulang lagi meski tak seperti dulu aku menangis setiap malam. sekarang mataku hanya mengeluarkan tetesan bening setiap petang hari mengingat hal yang terjadi ingin rasanya aku bisa bersama mereka tapi mau bagaimana aku mempuyai janji ang arus kutepati. Janji ini adalah janji yang kubuat membuat ayah dan imama bangga karena hanya hal ini yang bisa kulakukan untuk mereka, mereka telah banyak berkorban untukku, tetapi aku hanya bisa membalas 0.01 % jasa mereka, meski hanya 0,01% aku bisa membalas mereka setidaknya ada yyang bisa aku lakukan untuk membuatku merasa bisa membalas mereka.
       jadi teman-teman, entah bagaimana aku mengucapkannya mungkin kita tidak bisa seperti dulu lagi, tapi jangan khawatir jika satu saat nanti aku berhasil mencapai tujuanku aku ttak akan melupakan kalian karena kalian merupakan bagian dari hidupku, hidupku mungkin tidak akan berwarna tanpa kalian. aku anya gadis kaku, tanpa kalian mungkin aku lah orang yang paling sedikit memiliki warna dalam kehidupan ini, terima kasih...
       Entah kalian akan mengerti atau tidak mengerti. tak apa jika kalian seprti itu, karena kehidupan harus terus berlanjut aku harus mencapai tujuanku. aku bersusah payah keluar dari zona nyamanku, jadi mengertilah aku, aku sedang berusaha untuk melangkah sedikit demi sedikit di zona krtisku sekarang.
      Entah, bagaimana aku harus menanggapi hal ini. aku berhasil setidak kelua dari zona nyaman dari melangkah sedikit-demi sedikit di zona meski ini awal yang terlambat, tetapi bukankah ada pepatah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, tetapi dilain pihak tman-temanku semakin jauh dariku. entah bagaiman aku memanggapi hal ini...? aku berusaha untuk elupakan hal ini dan terus berjuang mencapai tujuanku......



^^_^^



Hardiyanti Yunus.......
kehidupan kadang membuat kita harus brkorban...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkelana tanpa arah