Manusia dan Dunia

                manusia dan dunia
terkadang kita melakukan hal yan tidak kita inginkan, terkadang kita merasa jauh dari apa yang kita inginkan terkadang kita merasa tersakiti akan apa yang kita lakukan tapi  kta tetap melakukannya, terkadang kita lupa, terkadang kita tersesat di dunia yang luas ini, terkadang kita ingin mati, terkang kita membenci hal yang kita sukai, terkadang kita merasa bosan dengan semuanya, terkadang kita jatuh hingga dasar, tekadang kita bersalah dan tak mengakuinya, terkadang kita mendapatkan kebahagiaan dan kita membiarkannya pergi, terkadang kita menjadi orang yang bersalah karena ambisi kita sendiri, terkadang kita bagaikan kalelawar yang menyebarkan virus tanpa menyadarinya, kita menyebar kebencian, demdam membuat diri kita dan orang lain terluka, terkadang kita tak ingin minta maaf, itu adalah hal yanng wajar yang manusia bisa melakukannya. Manusia dan dunia dua elemen yang tak terpisahkan, jika manusia dan dunia dua hal yang sejenis mereka adalah saudara yang kadang menyayangi, saling menyakiti, saling menyipan dendam dan saling menyimpan kasih sayang satu sama lain. Manusia yang mempuyai sikap keras kepala. ambisi dan mimpi mereka mengorbankan dunia akan apa yang dia perbuat, terkadang mereka menyalah kan dunia bahkan menyalahkan takdir atas apa yang dia alami, dan mereka terkadang lupa bahwa semua itu menyimpan hal yang sangat berarti di dalamnya. di saat kita jatuh kita merasa dunia inilah penyebabnya tanpa tahu kebenaran bahwa kitalah yag melakukannya. terkadang kita mengambil jalan sulit dan rumit untuk sesuatu yang bisa kita lalui dengan sederhana
        terkadang kita menyesal, marah, sedih setelah menyadari perbutan kita, Ehhmmm.... dunia dan manusia bagaikan hak yang benar-benar tak dapa dipisahkan. manusia kadang menentang arus untuk bertahan hidup dan dunia malah selalu menyuruhnya untuk mengikuti arus yang ada, menang aneh akan dua elemen ini, namun Tuhan tidak akan menciptakan dua hal ini jika tak ada gunanya. Meski kadang kita jatuh kita lebih baik memilih untuk bangkit meski itu sulit, meski ransanya kita ingin saling membalikkan badan, lebih baik kita saling berpelukan dengan erat bergandengag tangan menunujukkan pada dunia bahwa kita baik-baik saja agar dunia tidak merasa khawatir atau sakit karena manusia.
       dunia dan kehidupan manusia adalah misteri. kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi  pada dunia semenit kemudian tak ada yang bisa memastikannya kecuali Tuhan. kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita semenit kemudian akan kita memnjadi senang, sedih, atau menjadi orang yang beguna. mengenai berguna, kadang kita berfikiir bahwa kita tidak berguna, percayalah hal itu tidak benar, kita diciptakan untuk suatu tujuan kita hidup memiliki tujuan. kalau mimpi tak dapat diraih, impian kita hilang percayalah kita mempuyai yang lain selain itu, kita diberi banya hal dari Sang Khaliq, kita hanya perlu mempergunakannya dengan baik. kita perlu percaya apa yang ada pada diri kita mungkin memang kita merasa malu akan apa yang ada pada diri kita. tapi untuk apa kita memikirkan hal itu. hal itu akan menjadikan kita bangga jika kita melihat sisi lainnya kadang kita memang hanya melihat satu sisi tanpa melihat sisi lain. ynag membuat kita lupa ,dan akan membuat kita menyesal karena hal itu
  saya selalu berfikir saya tidak mempuyai bakat apapun saya hanya bisa membuat orang menderita karena diriku. membuat orang berkorban untuk diriku tanpa tujuan, membuat masalah pada orang lain. saya selalu malu akan apa yang saya punyai saya mempuyai ambisi yang sangat besar tanpa saya sadari itu hanya akan menjadi ambisi yang sia-sia jika saya hanya duduk seperti ini, saya selalu merasa ingin lari dari tempat saya berpijak. tanpa saya sadari ternyata tempat inilah yang paling pas untuk diriku, ternyata aku hanya memandang sisi yang lainnya, aku sadar aku tidak percaya pada orang lain karena sebenarnya aku juga tidak percaya pada diriku. aku jyga selalau berfikir bahwa semuanya telah terlambat, memang sudaj terlambat tetapi bukannkan terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali, kita lebih baik menerimanya mengengam erat apa yang ditangan kita kita tidak perlu membuat diri  kita sakit dengan melepaskan yang ditangan kita dan ingin mengapai apa yang belum tentu bisa kita dapatkan. sekarang aku percaya pada diriku, aku percaya banhwa aku tidak sia-sia semua yang kuualami adalah modal untukku dimasa depan mungkim memang akan sulit, tetapi di setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan percaya akan hal yang baik, melupakan demdam rasa sakit hati, karenan semua manusia itu sama hanya saja cara mereka memdang dunia yang berbeda, kadang kita akan sering terjatuh ketika kita sudah berada di titik yang bagus tapi janganlah takut untuk bangkit, meski kita hanya sndiri janganlah takut sang pencipta tak akan meninggalkan kita sendiri, janganlah takut akan dunia. dunia adalah saudara kita. jika kita mengerti dia percayalah dia pasti akan mengerti kita juga. beranilah, percayalah, bangkitlah meski masalah selalu datang tanpa henti....
dunia manusia, saudara yang akur jika mereka saling mengerti...........
majulah,beranilah.....
sampai jumpa, tetaplah akur dengan saudara kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkelana tanpa arah